PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI

A. PENGERTIAN
Pengertian teknologi banyak sekali dijabarkan oleh para ahli, diantaranya teknologi informasi yang dijabarkan oleh Sulistiyo-Basuki (1993:87). Beliau mengatakan teknologi informasi merupakan suatu teknologi yang digunakan untuk menyimpan, mengolah, menghasilkan dan menyebarkan informasi. Pengertian ini dibatasi oleh Pandit (1994: 37). Pandit mengatakan bahwa teknologi informasi adalah teknologi pengadaan, pengolahan, penyimpanan dan penyebaran berbagai jenis informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir karena adanya dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan teknologi baru yang dapat mengatasi kelambatan kerja manusia mengolah informasi.
Terminologi teknologi informasi dapat memberikan gambaran yang sangat kompleks yang menyangkut sistem dan pengolahan informasi, sistem telekomunikasi, penyiaran, komputerisasi (Purnamo, Hindar, 2003). Denis Longlay (1989) merumuskan teknologi informasi sebagai akuisisi, pangolahan, penyimpanan dan penyebarluasan informasi dengan menggunakan perangkat elektronik berupa komputer, telekomunikasi dan video. Komputer berkamampuan untuk menyimpan dan mengolah informasi, kemudian video dapat menampilkan image yang berkualitas tinggi. Ketiga komponen teknologi informasi ini terus saja mengalami perkembangan yang sangat pesat yang mengarah pada sistem informasi global yang disebut internet.
Dari terminologi diatas dapat disimpulkan bahwa :
1. Teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan seperti: bisnis, pendidikan, kesehatan dan lain-lain. Perpustakaan sangat membutuhkan teknologi informasi untuk mendukung fungsi utamanya sebagai sumber dan penyalur informasi, khususnya dibidang pengetahuan.
2. Basis utama teknologi informasi adalah komputer. Kinerja layanan perpustakaan dipengaruhi oleh kehandalan perangkat komputer dan kemampuan sumber daya manusia dalam mengolahnya.
3. Teknologi informasi memproduk berbagai jenis kemasan. Perpustakaan dapat menentukan pilihan yang paling tepat dengan pertimbangan kepentingan pengguna dan kemampuan dana.

B. PEMANFATAN TI DI PERPUSTAKAAN
Tujuan penerapan teknologi informasi di perpustakaan adalah untuk memungkinkan ketersediaan informasi yang lebih banyak, lebih berkualitas dan akurat, disamping mempermudah pelayanan. Semua ini dimungkinkan karena akses informasi tidak saja terbatas pada yang terdapat di perpustakaan tetapi juga dapat yang berada diluar perpustakaan. Informasi tidak hanya dikemas dalam bentuk buku tetapi juga dalam bentuk lain yang lebih informatif (Purnomo, Hindar, 2003: 29)
Dengan bantuan komputer pelayanan informasi juga dapat dilakukan dengan mudah menuju sasaran informasi yang diperlukan. Ketersediaan informasi yang lengkap sangatlah penting di lingkungan perguruan tinggi untuk meningkatkan kualitas pendidikan.
Teknologi informasi yang biasanya dimanfaatkan di perpustakaan menurut Ridwan Siregar adalah:
1. Teknologi Pengadaan
Pengadaan bahan pustaka dapat dilakukan dari jarak yang jauh dan mencakup seluruh dunia melalui teknologi informasi yang ada pada internet. Perpustakaan dapat memesan atau mencari penerbitan untuk mendapatkan informasi sesuai kebutuhan melalui akses internet secara langsung
2. Teknologi Penyiapan Bahan Pustaka
Penyiapan bahan pustaka akan lebih lancar dan terintegrasi dengan memanfaatkan perangkat lunak khusus teknologi informasi, misalnya pemberian label dan katalogisasi.
3. Teknologi Pelayanan
Teknologi pelayanan akan mempermudah proses temu kembali informasi oleh pengguna sehingga pengguna tidak akan kesulitan untuk menemukan informasi sesuai kebutuhan mereka. Teknologi informasi yang dimanfaatkan di perpustakaan seluruhnya adalah untuk keperluan pelayanan kepada pemakai perpustakaan. Teknologi pelayanan mencakup teknologi pengadaan, teknologi peminjaman, teknologi penyiapan bahan pustaka, teknologi penyimpanan dan teknologi jaringan
4. Teknologi Peminjaman
Teknologi peminjaman dapat dimanfaatkan oleh perpustakaan untuk memberikan layanan peminjaman kepada anggotanya, misalnya dengan pembarcodean koleksi. Pembarcodan koleksi akan mempermudah proses sirkulasi buku sehingga layanan peminjaman mudah dilakukan.
Dengan jaringan komunikasi sebuah perpustakaan dapat menjalin kerja sama dengan perpustakaan atau badan lain sehingga informasi yang ada dalam sebuah perpustakaan dapat dipinjam oleh perpustakaan lain dan sebaliknya sehingga terjadi tukar menukar informasi (Interlibrary Loan)
5. Teknologi Penyimpanan
Teknologi penyimpanan dapat dimanfaatkan oleh perpustakaan untuk mengatasi kendala kekurangan ruangan akibat terlalu banyaknya koleksi yang disediakan. Informasi dapat disimpan dalam bentuk yang lebih simple sehingga akan mempermudah pencarian oleh pengguna. Teknologi penyimpanan ini bisa berupa CD-ROM, Kliping On Line dan Thesis On Line
6. Teknologi Jaringan
Perkembangan yang pesat dalam teknologi jaringan dan telekomunikasi selama lebih dari 30 tahun terakhir merupakan komponen dasar dalam sistem perpustakaan berbasis komputer. Koleksi data bibliografis yang terdapat dalam di berbagai sistem komputer seluruh dunia dapat diakses dengan mudah dan murah dari workstation di suatu perpustakaan atau unit informasi lain. Teknologi jaringan yang sering dimanfaatkan oleh perpustakaan adalah LAN, MAN dan WAN. LAN merupakan jaringan kerja yang dapat menghubungkan komputer satu dengan komputer lainnya sebanyak 24 komputer dalam suatu gedung sehingga informasi yang ada dalam suatu gedung dapat diakses oleh seluruh orang yang berada dalam gedung tersebut. MAN memungkinkan seseorang dapat mengakses informasi dari seluruh gedung, misalnya seorang dosen dapat menelusur OPAC dari meja mereka atau berkomunikasi dengan rekan kerja mereka dari gedung yang berbeda. Sedangkan WAN merupakan jaringan informasi yang mencakup seluruh dunia. WAN disebut juga internet.
Manfaat penerapan teknologi informasi di perpustakaan yakni:
1. Mengatur informasi serta mengusahakan agar informasi dapat ditemukan kembali.
Dengan teknologi informasi penyimpanan informasi dapat ditata sedemikian rupa sehingga proses temu kembali informasi dapat dilakukan dengan mudah dan cepat.
2. Membentuk jaringan kerja perpustakaan
Jaringan kerja perpustakaan yang ada dapat tersebar ke berbagai komputer, sehingga informasi yang terdapat di perpustakaan dapat ditelusur oleh karyawan, dosen atau siapapun dari luar ruangan perpustakaan
3. Mengatasi jaringan informasi yang sangat cepat
Di era globalisasi ini informasi berkembang semakin cepat, sehingga apabila kita tidak kita tidak bisa mengikutinya kita akan ketinggalan. Teknologi informasi sangat membantu dalam proses pencarian informasi sesuai yang kita butuhkan.
4. Menghemat waktu dan tenaga staf sehingga dapat menekan biaya operasional.
Teknologi informasi yang digunakan dalam perpustakaan akan mempermudah dan meringankan pekerjaan, sehingga akan mempermudah dan meringankan pekerjaan. Pekerjaan yang jika dilakukan dengan sistem manual memakan waktu dan biaya yang banyak, dengan teknologi informasi dapat dilakukan dengan cepat dan lebih murah. Misalnya proses pengatalogan.
5. Mempermudah kerja sama dengan instansi atau perpustakaan lain
Interlibrary Loan akan memberikan kesempatan kepada suatu perpustakaan untuk mengembangkan diri dengan cara menjalin kerja sama dengan perpustakaan atau badan lain. Dengan kerjasama informasi yang ada di perpustakaan dapat bertambah tanpa menambah biaya pengadaan.
6. Meningkatkan efisiensi dan efektifitas layanan perpustakaan
Dengan teknologi informasi pelayanan dapat dilakukan seefisien dan seefektif mungkin sehingga mempermudah pengguna dalam menemukan informasi sesuai yang mereka butuhkan.
7. Tugas pustakawan menjadi lebih ringan
Teknologi informasi memberikan kemudahan dalam hal apapun: pengadaan, pengolahan, peminjaman dan sebagainya, sehingga tugas pustakawan menjadi lebih ringan.
8. Meningkatkan status perpustakaan
Status sebuah perpustakaan akan lebih diakui oleh masyarakat apabila sebuah perpustakaan mampu menyediakan informasi sesuai permintaan pengguna. Dengan bantuan teknologi informasi hal tersebut dapat terwujud.
(Sumardiah, Tatik, 2000: 8-11)
Dari uraian diatas dapat ditarik kesimpulan bahwa tujuan penerapan teknologi informasi adalah untuk:
1. Meringankan pekerjaan
2. Memudahkan tugas-tugas kepustakawanan
3. Mempercepat proses temu kembali informasi
4. Memperlancar kerjasama informasi
5. Meningkatkan pelayanan informasi


C. JENIS TEKNOLOGI INFORMASI
Menurut Sulistiyo-Basuki yang termasuk teknologi informasi adalah:
1. Telekomunikasi
Telekomunikasi adalah sebuah jaringan tang memungkinkan seseorang untuk berkomunikasi dengan orang lain dalam jarak yang jauh (Croucher, Phil, 1992). Telekomunikasi memudahkan pustakawan untuk berhubungan dengan siapapun untuk keperluan pengembangan perpustakaannya. Telekomunikasi misalnya Telepon dan internet.
2. Sistem pita video
Merupakan sistem penyimpanan informasi dalam sebuah pita yang dapat dimunculkan ke dalam layar. Sistem ini digunakan untuk merekam sumber informasi secara langsung, masalnya Handicam
3. Cakram video
Cakram video adalah kepingan yang dimanfaatkan dengan sinar laser untuk menyimpan data digital seperti artikel dan naskah kuno (Watters, Carolyn, 1992:22). Cakram video sangat penting untuk membantu pelestarian bahan pustaka sehingga informasinya dapat dipertahankan. Contoh cakram video adalah CD-ROM
4. Komputer
Menurut ejaan aslinya komputer berarti alat hitung. Kata komputer berasal dari bahasa latin “Computere” yang berarti hitungan. Komputer merupakan suatu mesin yang dapat memanipulasi data dengan sendiri dan digunakan sebagai alat bantu dalam pemrosesan data (Sudiono, Theresa,1996:13). Komputer merupakan basis utama teknologi informasi kerena sebagian besar teknologi informasi memanfaatkan komputer untuk menjalankan prosesnya. Komputer terdiri dari perangkat keras dan perangkat lunak. Perangkat keras meliputi: peralatan pemasukan data (Keyboard, Scanning), Peralatan pengolah kata (CPU), Peralatan penampilan keluaran data (Layar/monitor, printer), Penyimpanan data (disket, harddisk, CD). Piranti lunak meliputi: perangkat lunak pengolah angka, perangkat lunak pengolah data, perangkat lunak pengolah kata, perangkat lunak pengolah gambar dan perangkat lunak presentasi multimedia.
5. Bentuk Mikro
Bentuk mikro merupakan fasilitas untuk menyimpan informasi dalam bentuk mikro yang berisi tulisan, gambar maupun grafis yang diatur dalam selembar film secara berbanjar horisontal/vertikal (Watters, Carolyn, 1992: 132). Mikro bentuk biasanya digunakan untuk merekam naskah-naskah kuno dan untuk membacanya dibutuhkan alat baca khusus yaitu micro reider
6. Komunikasi suara dengan bantuan komputer
Merupakan sebuah komunikasi dengan memanfaatkan komputer sebagai perantaranya
7. Jaringan kerja (Networking)
Jaringan kerja merupakan sistem yang dapat mengirim dan menerima baik data maupun pesan melalui seutas kabel (Widodo, Dian, 1996:190). Network memungkinkan group komputer bisa berhubungan satu sama lain dalam satu lokasi atau seluruh dunia.
8. Surat elektronik
Surat elektronik merupakan suatu metode untuk file transfer dan mengirim pesan antar workstation (Widodo, Dian,1996: 92).Surat elektronik memungkinkan seorang user komputer dapat saling bertukar pesan dengan user lain melalui jaringan komunikasi.
9. Video teks dan teleteks
Video teks merupakan transmisi dari informasi yang dikodekan secara digital sebagai bagian dari sinyal TV untuk mengirimkan pesan berupa suara, gambar dan teks. Sedangkan teleteks merupakan bagian dari video teks yang hanya mengirimkan pesan dalam bentuk teks (Widodo, Dian, 1996: 122).

0 comments:

Post a Comment